Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten berdiri tahun 1981, diangkat pada tanggal 1 Oktober 1981 dengan status sebagai STIH Serang dan bertempat di Kresidenan Banten, Jl. KH Sam'un dan merupakan embrio yang lahirnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Mulai tahun 1984, STIH Serang di integrasi sesuai dengan SK Mendikbud No. 0596/0/1984, menjadi Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, yang bertempat di Jl. Raya Jakarta KM. 4 Pakupatan - Serang.

Fakultas Hukum pada tahun 1994 memperoleh status yang diterima berdasarkan SK Mendikbud No. 0597/0/1984. Pada tahun 1994 Fakultas Hukum kembali memperoleh status penetapan dikembalikan berdasarkan SK Ditjen Pendidikan Tinggi No. 059 / Dikti / Kep. / 1994. Pada tahun 2000 Fakultas Hukum memperoleh status terakreditasi dengan peringkat B, berdasarkan SK BAN-PT No. 19 / BAN-PT / AK-IV / VIII / 2000, dengan adanya SK Akreditasi tersebut maka Fakultas Hukum dapat melakukan proses pembelajaran secara mandiri.

Pada tahun 2001 status Fakultas Hukum menjadi Fakultas Hukum dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten dengan Status Negeri, berdasarkan Kepres No. 32/2001, hingga saat ini dan beralamat di Jl. Raya Jakarta KM. 4 Pakupatan – Serang. Saat ini fakultas Hukum terakreditasi peringkat B berdasarkan SK. 186 / SK / BAN-PT / Ak-SURV / S / VI / 2014 tertanggal 28 Juni 2014.

Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FH Untirta) saat ini telah disetujui menata diri menjadikan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang dikenal pada skala nasional. Dalam Perjalanannya sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang baru beralih dari PTS pada tahun 2001, Fakultas Hukum Untirta telah banyak melakukan perubahan dengan melibatkan pada sistem pengelolaan Perguruan Tinggi Negeri.

Perbaikan proses dan kualitas pembelajaran serta kualitas pembelajaran merupakan prioritas utama yang dilakukan pada saat ini. Sejalan dengan masyarakat yang mendukung akan semakin tinggi, Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berusaha untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang menjadi tugas yang melibatkan lembaga yang efektif dan efisien.


Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Visi:

Pada Tahun 2025 menjadi program studi ilmu hukum unggul di tingkat nasional, menghasilkan sarjana hukum yang memiliki integritas, bermutu, berkarakter dan berdaya saing.

 

Misi:

  1. Menyampaikan pendidikan sarjana hukum yang berkualitas dan bermartabat sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masa kini dan masa depan yang akan datang.
  2. Meningkatkan kualitas dosen dalam melaksanakan dan mengembangkan pendidikan, penelitian dan pengabdian bagi masyarakat.
  3. Menjalin jejaring kerja dengan berbagai pihak untuk mendorong percepatan kemajuan fakultas.
  4. Meningkatkan kualitas tata kelola fakultas dalam mewujudkan  tata kelola fakultas yang baik.

 

Tujuan:

  1. Menghasilkan Sarjana Sarjana Hukum yang memiliki Ketaqwaan UNTUK Tuhan YME.
  2. Menghasilkan Sarjana Sarjana Hukum yang memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai pertanggungan dan Lingkungan.
  3. Menghasilkan menyelesaikan Sarjana Hukum yang dapat diselesaikan di dalam masyarakat untuk memecahkan masalah-masalah hukum.
  4. Menghasilkan sarjana Sarjana Hukum yang memiliki keahlian kemahiran hukum serta penguasaan pengetahuan hukum positif.
  5. Menghasilkan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Sasaran :

  1. Proses pembelajaran melalui media teknologi informasi.
  2. 70% Dosen telah berhasil S3 sesuai bidang ilmu.
  3. 50% Dosen mempublikasikan penelitiannya melalui jurnal.
  4. Tersedianya buku ajar untuk setiap Mata Kuliah.
  5. Tersedianya ruang dosen yang representatif untuk menunjang Dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  6. Adanya tindak lanjut terhadap MOU yang menunjang Tri dharma Perguruan Tinggi.
  7. 5% Dosen meraih gelar Guru Besar.
  8. 50% Dosen memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala.
  9. Mahasiswa mampu menyelesaikan masa studinya rata-rata 3,5-4 Tahun.
  10. Lulusan memiliki Indek Prestasi Komulatif (IPK) rata-rata 3.40.
  11. Terlaksananya Kuliah Kerja Praktik (KKP) dan magang  yang merupakan implementasi dari MOU.
  12. Terwujudnya kampus terpadu